Apa yang Dapat Kamu Lakukan Selama di Rumah Saja?



Sudah hampir dua bulan sejak Covid-19 pecah di negara ini. Semenjak adanya pandemik ini saya paling gemes baca berita terkait, dari jenazah tenaga kesehatan yang ditolak warga, PSBB diberlakukan tetapi warga masih asyik belanja atau berkerumun tanpa social distancing, PSBB dilonggarkan hingga membuat bandara ramai tanpa social distancing, sampai warga sebuah desa yang nekat membuka peti dan memandikan jenazah pasien Covid-19 sehingga hal tersebut membuat 15 penduduk warga positif Covid-19. Ada-ada saja memang kelakuan warga negara Indoesia ini. Orang Indonesia memang sulit dinasehatin dan merasa benar sendiri.

Cukup sudah berita-berita yang bikin gemas itu, yuk kita bahas apa sih yang dapat kawan-kawan lakukan di rumah? Asalkan kamu tidak mager dan goleran kamu bisa bikin perubahan pada diri kamu maupun lingkungan! Berikut kegiatan yang dapat kamu lakukan di rumah versi saya pribadi:

Baca-baca Quora

Postingan ini tidak disponsori oleh Quora, ini murni postingan yang saya buat pribadi.

Quora, aplikasi magis yang paling saya rekomendasikan kalau kamu suka berpikir dan pengin dapat pengetahuan baru. Walaupun ada juga pertanyaan-pertanyaan yang tidak perlu ditanyakan. Terdapat Ruang di Quora, di mana Ruang tersebut seperti sebuah grup yang membahas topik tertentu atau khusus. Saya tergabung di Ruang Autoimunesia, Psikologi, dan masih banyak lagi.



Ini saya bagi-bagi screenshot dari Quora yang meginspirasi saya banget jawabannya, bukan menginspirasi namun lebih tepatnya membuat otak saya semakin berisi dan memiliki sudut pandang baru. Jawaban dari Mas Tris Erlangga untuk pertanyaan: Mengapa Anda memilih untuk mempelajari Bahasa Arab di Eropa daripada di Timur Tengah?

Berikut screenshot-nya:






Jawaban Mas Tris itu ada kelanjutannya, bisa dicek di link berikut ini. Jawaban-jawaban Mas Tris Erlangga ini sering saya jumpai, jawabannya ada yang serius ada juga yang sarat komedi sekaligus keilmuan. Benar-benar membuka pandangan baru dalam diri saya.

Ngomong-ngomong saya ini jarang menjawab di Quora, untuk saat ini masih silent reader. Tidak tahu ke depannya, mungkin saya akan coba-coba berkontribusi jawaban juga.

Masak lalu Dijual

Bulan Maret lalu saya mulai memantapkan diri untuk menekuni memasak dalam hal teori. Betul, jadi saya baca-baca dulu mengenai macam-macam bumbu dapur, kandungannya, sampai bahan pengawet. Dari teori saya akhirnya mencoba puding sederhana dengan biskuit di dalamnya. Hasilnya? Enak, tapi dalam segi penampilan nggilani.

Untuk kawan-kawan yang hobi masak bisa nih selama masa pandemik dan di rumah saja jadi fokus masak lalu dijual. Kawan-kawan satu circle saya pada jualan di akun media sosial sejak pandemik ini mulai dari kue kering sampai ikut jadi reseller produk kecantikan. Untungnya tidak main-main lho, bisa sampai puluhan juta!

Jangan lupa untuk selalu mengenakan masker dan cuci tangan pakai sabun setelah habis bepergian di masa pandemik ini ya. Saya yakin yang baca blog saya ini orangnya enggak ngeyelan.

Ngerangkum Materi Kuliah dan Kursus Online

Sejak pandemik ini, saya selalu kuliah daring baik praktikum maupun teori. Gara-gara hal itu materi yang masuk ke otak saya hanya sekian persen saja. Jadi manfaatkanlah waktu selama di rumah saja untuk banyak-banyak menekuni materi kuliah, hitung-hitung ibadah juga.

Saya kuliah farmasi dan selama kuliah daring ini mata kuliah Fitokimia yang paling sulit saya pahami. Buku-buku teksnya Bahasa Inggris dengan kosa kata yang sulit dipahami pisan. Benar-benar tantangan tersendiri buat saya.

Ngomong-ngomong mengenai kuliah, kawan-kawan yang sudah semester akhir selain sibuk skripsi pasti juga bingung setelah lulus bakal kerja, kuliah ke jenjang lebih tinggi, atau bangun usaha, bukan? Saya rekomendasikan ke kamu-kamu semuai channel YouTube yang bermanfaat khususnya dalam kondisi yang saya deskripsikan di atas.


Di channel YouTube tersebut kamu bisa menemukan berbagai pembicara dengan topik-topik yang berfaedah dan mengisnpirasi. Topik-topik tersebut dapat mengasah soft skill kamu sekaligus membikin kamu dapat membuat keputusan setelah lulus kuliah bakal ngapain. Misalnya setelah lulus kuliah kamu ingin membangun usaha, kamu bisa memanfaatkan channel tersebut untuk memahami digital marketing dan entrepeneur. Supaya tidak pusing kamu bisa juga langsung ke situsnya dan memilih topik yang kamu inginkan.

Zaman sekarang sudah canggih maksimal, di internet tersedia layanan jasa untuk mengasah skill mulai dari yang sederhana sampai rumitnya minta ampun macam menguasai bahasa pemrograman. Kalau saya pribadi menggunakan platform Coursera untuk belajar skill tambahan. 

Ada juga platform belajar daring khusus multimedia seperti Skillshare.

Menekuni Hobi

Saya selama pandemik Covid-19 dan tetap di rumah saja menekuni hobi saya membaca dan membuat desain. Saya membuat bermacam-macam desain vector, kemudian saya unggah di platform layanan microstock. Saya belum pernah mendapat uang dari microstock, tapi semoga saja segera.

Ibu saya suka berkebun. Selama pandemik ibu saya di sela-sela liburnya menjadi perwata fokus merawat pohon durian yang hampir lima tahun belum juga berbuah. Minggu ini, ibu saya mulai membawa bibit cabe untuk ditanam, masih kecil-kecil. Semoga saja cepat tumbuh.

Kamu hobinya apa? Selama pandemik cocok nih untuk menekuni hobi, syukur-syukur kalau dari hobi tersebut dapat menghasilkan uang, bisa nambah uang jajan. ;)




Post a Comment

0 Comments