Belajar dari Parker Casio Patty, dari Berjualan di Pasar, Waitress, Hingga Mendirikan Agensi yang Membantu Ratusan Bisnis di Indonesia

Parker Casio Patty merupakan salah seorang entrepeneur Indonesia yang berfokus pada digital marketing, social media dan branding. Parker Casio lahir di Ambon, 4 April 1990. Saat ini telah membantu ratusan bisnis di Indonesia, hasil kerja keras Parker ini sudah banyak dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Tapi, tahukah kamu Parker Casio Patty tidak membangun semua hal tersebut dalam setahun atau dua tahun tetapi belasan tahun?


Masa kecil Parker tidak seperti anak lainnya, karena Parker harus hidup dalam kondisi Kerusuhan di Ambon sejak 1999 hingga 2003. Akan tetapi, hal tersebut tidak membuatnya gampang menyerah, sebab sejak kecil, Parker Casio Patty sudah kreatif mencari uang, dimulai dari membuat Teka Teki Silang berhadiah yang kemudian ia jual kepada teman-temannya, dari situlah ia pertama kali belajar bisnis. Masuk jenjang SMP, Parker membuka jasa editing foto dan desain grafis kepada teman-temannya. Kerja kerasnya dalam menggeluti bisnis terbayar ketika pada tahun 2006, beliau menjadi pimpinan redaksi Majalah Prisma di Kota Ambon.




Pada tahun 2008, Parker membuka lembaran baru di Kota Surabaya, ia merantau ke kota tersebut untuk melanjutkan studinya di jurusan S1 Desain Komunikasi Visual di Universitas Kristen Petra dan di tahun yang sama pula, ia mulai membuat desain kaos tematik dan masuk dalam 10 besar creative entrepreneur dari Marketeers Magazine Online. Selain itu, beberapa perjalanannya juga sempat diliput koran kampus Petra Christian University News Portal.

Di tahun 2011, kehidupan Parker mengalami gelombang pasang surut, orang tua Parker pensiun sehingga ia harus mencari uang sendiri untuk membiayai kehidupan dan biaya kuliahnya. Tahun 2011, sambil menyusun skripsi Parker mengumpulkan uang, Parker akhirnya berjualan baju bekas anak-anak di pasar mulai jam tiga pagi hingga jam tujuh pagi setiap hari sebelum kelasnya dimulai jam delapan. Selain berjualan baju di pasar, Parker juga berjualan di SD dan TK untuk ibu-ibu yang mengantarkan anaknya, dengan hasil berjualan di pasar, Parker akhirnya membeli peralatan printing dan memulai usaha print merchandise namun usaha tersebut mengalami kebangkrutan.

Tahun 2012 setelah lulus kuliah, Parker diterima bekerja di Bank Danamon Indonesia dengan jabatan Relationship Manager untuk Lending Wholesale di Bali. Gaji dan fasilitasnya memang sangat menarik, namun karena tidak sesuai passion akhirnya Parker memutuskan untuk resign dan kembali ke Surabaya. Di Surabaya, Parker melanjutkan kuliahnya ke jenjang S2 dengan jurusan Manajemen di Universitas Kristen Petra.



Tahun 2013 Parker kembali mencoba melakukan bisnis toko baju untuk wanita, namun gagal di tengah jalan, Parker juga pernah menjadi waitress di salah satu café di sebuah mal di Surabaya untuk tetap menyambung hidupnya. Walaupun ditimpa banyak kegagalan, Parker tak putus ada, di tahun yang sama pula Parker mendirikan DRBRAND.AGENCY, digital marketing, social media sekaligus branding agency di Indonesia, hingga saat ini Parker telah bekerja sama dengan lebih dari 300 bisnis di seluruh Indonesia, beberapa kliennya yaitu Toyota Surabaya, Rebrands Fashion Store, Reva Wound Care and Baby Spa, Satu Wedding organizer, Rix Industries, dan Widi Woodstock Home Living.




Tahun 2014, Parker membangun bisnis kuliner dengan menjual nasi kuning khas Ambon yang dijual di pinggir jalan dengan nama Nasi Kuning Ambon Mamanono dan hingga saat ini telah membuka dua cabang di Surabaya dan bahkan mendapatkan modal dari KoinWorks untuk mengembangkan bisnis ini lebih luas lagi hingga saat ini dan nanti.

Tahun 2015 Parker mebuat juga bisnis parfum custom dengan nama Doxa Perfume yang dijual secara online. Hingga artikel ini ditulis, Parker telah memiliki setidaknya tiga bisnis, dengan kurang lebih 15 karyawan.

Dari perjalanan kisah hidup Parker ini, kita tahu bahwa kegagalan sesungguhnya adalah ketika kita berhenti berusaha. Tiap orang, siapa pun dia dan latar belakangnya, pasti dapat menjemput kesuksesan apabila tekun, pantang menyerah, dan tidak mengenal rasa putus asa.



Post a Comment

0 Comments