Bertemu Bu Tri Rimasharini dan Bu Emma Sri Martini, Direktur Utama Telkomsel

Hari Jum'at kemarin saya dan teman-teman TAP (Telkomsel Apprentice Program) Kota Kediri pergi ke Surabaya untuk menghadiri sosialisasi aplikasi besutan Telkomsel terbaru, T-PERPUS, sebuah aplikasi e-perpustakaan yang memudahkan kamu membaca buku-buku yang kamu suka. Prosedur peminjaman buku di aplikasi e-perpustakaan ini cukup mudah, kamu tinggal download aplikasinya lewat Google Play Store (kalau di Android), install, daftar, pilih buku favoritmu, klik pinjam, maka buku akan otomatis terunduh dan bakal mejeng di daftar peminjaman selama kurang lebih seminggu, setelah lebih dari seminggu maka buku akan menghilang dari daftar dengan sendirinya.

Begini nih, keseruan kami sewaktu di sana.



Dihadiri juga oleh Bu Tri Rismaharini, Walikota Surabaya, dan Bu Emma Sri Martini, Direktur Utama Telkomsel. Bu Emma Sri Martini ini merupakan Direktur Utama Telkomsel yang baru yang menggantikan Ririek Ardiansyah.

Semoga saya kelak bisa kayak mereka.

Saya yang kentang ini bisa melihat beliau-beliau yang hebat ini sekaligus dapat menyimak sambutan Bu Risma secara langsung sungguh menjadikan suatu kehormatan tersendiri bagi saya pribadi. Biasanya saya hanya bisa melihat beliau lewat televisi/internet.




Setelah ngobrol-ngobrol seru seputar aplikasi T-PERPUS dan foto bareng Bu Risma dan Bu Emma, masih ada acara lanjutannya nih. Ngobrol bareng novelis Lala Bohang dan Almira Bastari. Keduanya merupakan penulis yang lagi naik daun, apalagi Mbak Almira Bastari yang kabarnya novelnya yang berjudul Resign! bakal diangkat ke layar lebar tahun depan. Bocorannya sih sekarang Resign! lagi proses pengalihan naskah dari buku menjadi skrip film.

Saya paling bersemangat di acara bincang bareng novelis ini, soalnya saya pengin banget jadi novelis. Jadi, saya yang awalnya duduk barisan nomor empat dari belakang langsung pindah tempat paling depan sendiri hehe.



Foto di atas si Mbak Lala kayaknya lagi ngantuk.

Untuk sesi kedua ini kita ngobrol santai bareng kedua penulis di atas mengenai apa saja pokonya ada hubungannya sama kepenulisan, berawal dari dari mana dapat inspirasi menulis novel dan sebagainya. Pembawa acara, Abibayu, memang luar biasa. Doi pinter banget memecah kebosanan dengan ngajak audiens main game plus dikasih hadiah pula kalau menang. Teman saya yang menang dapat hadiah novel Resign! dong ya. Mantap.

Saya sempet tanya kepada dua novelis itu mengenai bagaimana sih caranya mengatasi kesulitan menerjemahkan imajinasi kita ke dalam tulisan. Jawabannya Mbak Lala lebih puitis dan banyak majas yang intinya kita harus menjadikan imajinasi kita sebagai teman yang harus didekati dan dipahami, sedangkan jawabannya Mbak Almira lebih analitis yakni seharusnya di awal kita harus melakukan riset, menuliskan imajinasi kita dalam bentuk coret-coretan sebelum diaplikasikan dalam bentuk tulisan mentah dan selanjutnya... saya nggak akan kasih tahu bagian pentingnya ke kalian. Sudah kuanggap semewah resep rahasia Krabby Patty yang bagian ini.

Liburan kali ini ikut acara ginian, moga-moga tahun depan bisa paket komplet: ikut acara ginian, ke pantai, dan naik gunung.

Post a comment

1 Comments

  1. pelamun yg mengubah kopi menjadi sebuah cerita #HanyaKiasan

    ReplyDelete